Los Angeles - Enam memorabilia dari Kobe Bryant laku
terjual dalam sebuah lelang untuk mendukung salah satu badan amal milik
bintang basket LA Lakers itu. Total 433.531 dolar Amerika yang diraup,
atau sekitar Rp 4,3 miliar.
Lelang tersebut dilakukan selama satu
bulan dan resmi ditutup pada Sabtu (20/7) pagi waktu setempat. Dua
benda yang laku termahal adalah sepasang cincin yang pernah diberikan
Kobe kepada kedua orang tuanya.
Cincin tersebut adalah cincin
kejuaraan musim 2000, saat Kobe mengantarkan Lakers menjadi juara NBA
ke-12 kalinya. Cincin yang diberikan kepada ayahnya, Joe, laku sebesar
174.184 dolar atau setara Rp 1,7 miliar. Sementara cincin yang
diwariskan pada ibunya, Pamela, laku 108.153 dolar atau sekitar Rp 1
miliar.
Benda lainnya yang laku dalam lelang ini antara lain
cincin All-Stars berwarna merah marun seharga 55.597 dolar (Rp 550
juta), dua seragam basket SMA Kobe dan sebuah medali dari kejuaraan SMA.
Lelang
itu sendiri sempat diwarnai kontroversi ketika Bryant menggugat
perusahaan yang melakukan pelelangan, Goldin Auctions, karena merasa
ibunya tidak punya hak untuk menjual barang-barang tersebut. Namun kasus
ini terselesaikan setelah kedua orang tua Kobe meminta maaf dan
berterima kasih atas dukungan dana yang selama ini telah diberikan.
Sebagai
bagian dari pelelangan, perusahaan tersebut menyumbangkan 62.565 dolar
Amerika kepada The Bully Project, sebuah badan amal yang didukung oleh
Kobe. Demikian dilansir dari
Yahoo Sports.
Los Angeles - Enam memorabilia dari Kobe Bryant laku
terjual dalam sebuah lelang untuk mendukung salah satu badan amal milik
bintang basket LA Lakers itu. Total 433.531 dolar Amerika yang diraup,
atau sekitar Rp 4,3 miliar.
Lelang tersebut dilakukan selama satu
bulan dan resmi ditutup pada Sabtu (20/7) pagi waktu setempat. Dua
benda yang laku termahal adalah sepasang cincin yang pernah diberikan
Kobe kepada kedua orang tuanya.
Cincin tersebut adalah cincin
kejuaraan musim 2000, saat Kobe mengantarkan Lakers menjadi juara NBA
ke-12 kalinya. Cincin yang diberikan kepada ayahnya, Joe, laku sebesar
174.184 dolar atau setara Rp 1,7 miliar. Sementara cincin yang
diwariskan pada ibunya, Pamela, laku 108.153 dolar atau sekitar Rp 1
miliar.
Benda lainnya yang laku dalam lelang ini antara lain
cincin All-Stars berwarna merah marun seharga 55.597 dolar (Rp 550
juta), dua seragam basket SMA Kobe dan sebuah medali dari kejuaraan SMA.
Lelang
itu sendiri sempat diwarnai kontroversi ketika Bryant menggugat
perusahaan yang melakukan pelelangan, Goldin Auctions, karena merasa
ibunya tidak punya hak untuk menjual barang-barang tersebut. Namun kasus
ini terselesaikan setelah kedua orang tua Kobe meminta maaf dan
berterima kasih atas dukungan dana yang selama ini telah diberikan.
Sebagai
bagian dari pelelangan, perusahaan tersebut menyumbangkan 62.565 dolar
Amerika kepada The Bully Project, sebuah badan amal yang didukung oleh
Kobe. Demikian dilansir dari
Yahoo Sports.